Mengenal Cara Kerja Alat Defibrillator (Alat Pacu Jantung)

Cara kerja alat Defibrillator sebenarnya cukup mudah dijelaskan untuk anda yang memiliki basic sekolah kesehatan dan teknisi kesehatan. Namun untuk orang awam, cukup sulit. Bahkan alat defibrillator itu sendiri banyak yang belum mengetahuinya. Oleh sebab itu, mari kita mulai dari pengertian alat defibrillator.

Mengenal Alat Defibrillator

Defibrillator sering disebut juga dengan alat kejut jantung, sebagian yang lain menyebutnya alat pacu jantung. Dalam Bahasa asing diistilahkan dengan defibrillator yang berasal dari kata fibrilasi atau getaran. Ini adalah satu alat medis yang dirancang secara khusus memberikan kejutan berupa sengatan listrik yang nantinya akan diberikan pada pasien seseorang yang mengalami gangguan irama jantung.  Bagaimana alat ini bekerja ?

Mengenal Cara Kerja Defibrillator

Alat Defibrillator pada dasarnya terdiri dari baterai yang berfungsi sebagai sumber tenaga. Kemudian ada juga kumparan yang berfungsi untuk mengubah tegangan baterai menjadi tegangan tinggi. Kemudian ada bagian pelat elektroda yang berfungsi untuk menyalurkan listrik kepada pasien. Dan tentunya ada monitor untuk mengenali atau menganalisa grafik irama jantung.

Ada dua macam jenis alat defibrillator dipasaran yang umum kita jumpai. Pertama defibrillator manual (monitor) dan AED (Automatic External Defibrillator) atau defibrillator otomatis. Pada dasarnya kedua jenis ini memiliki fungsi dan cara kerja yang sama, hanya alurnya berbeda. Ada yang manual dan ada yang otomatis. Anda bisa lihat contoh defibrillator manual seperti Defibrillator Mindray D3.

Ada bagian yang tidak dimiliki oleh jenis defibrillator otomatis yaitu layar monitor. Dari layar tersebut team medis dapat menentukan berapa besar energi yang akan diberikan untuk melakukan defibrillasi pada jantung pasien. Biasanya ditentukan dengan cara melihat grafik Analisa EKG pada layar monitor tersebut.

Baca:  Inilah Fungsi Lidah Buaya yang Bisa Dimanfaatkan dalam Kehidupan Sehari – hari

Secara ringkas cara kerja alat defibrillator yaitu, bekerja mendeteksi kondisi aritma jantung (pada alat AED), monitoring EKG, kemudian memberikan Energi listrik berupa sengatan (arus kejut) yang beasal dari tenaga baterai yang telah mengalami perubahan sehingga bertegangan tinggi. Energi tersebut disalurkan pada jantung pasien melalui bantalan Elektroda. Energi listrik tersebut akan membuat jantung berhenti sejenak, kemudian akan memulai detaknya dengan normal.

Nah itulah seklumit catatan cerita tentang cara kerja defibrillator, mudah – mudahan bisa bermanfaat untuk semua pembaca. Khususnya untuk anda yang membutuhkan informasi tentang alat ini. Sekian, dan selamat beraktifitas.

Related Posts

About The Author