Cara Instal Windows 10 Dengan Flashdisk Menggunakan Rufus

Rufus adalah sebuah aplikasi buatan Pete Badard Rai Akeo Consulting, aplikasiini memiliki sebuah lisensi GNU GPL versi 3, sehingga kamu bisa menggunakannya secara gratis.

Langkah pertama sebelum kamu melakukan instalasi adalah dengan menjadikan flashdisk sebagai media bootable kemudian mengisinya dengan sistem operasi windows 10.

Cara Instal Windows 10 Dengan Flashdisk di Laptop Dengan Bantuan Rufus

1. Download Rufus

Apabila kamu belum mempunyai aplikasi ini kamu bisa mendownloadnya terlebih dulu kemudian memasangnya di komputer kamu.

2. Buka aplikasi rufus

Buka aplikasinya dan jalankan aplikasi tersebut.

3. Hubungkan flashdisk ke komputer

Lalu jangan lupa untuk menghubungkan flashdisk yang akan kamu jadikan sebagai installer Windows 10. Aplikasi ini akan secara otomatis mendeteksi flashdisk tersebut dan kemudian akan memunculkan berbagai macam informasi dari flashdisk tersebut mulai dari volume label, kapasitas, dan berbagai informasi yang lainya.

4. Ubah file system

Kemudian ubah file system flashdisk tersbeut menjadi NTFS, centang di bagian Quick Format untuk membuat proses formatting flashdisk berjalan cepat.

Lalu pilih file instalasi Windows 10 yang sebelumnya sudah kamu siapkan, centang pada opsi Create bootable disk using. Lalu pilih file ISO Windows 10 tersebut.

5. Memulai proses format

Lanjutkan dengan proses pembuatan bootable dengan cara klik start, sehingga akan muncul sebuah jendela peringatan jika semua file yang ada di flashdisk tersebut akan dihapus lalu klik tombol OK untuk dapat melanjutkan proses tersebut.

Tunggu saja hingga proses pembuatan bootable selesai yang biasanya akan memakan waktu dari 10 hingga 15 menit.

Apabila proses sudah selesai makan di menu status akan bertuliskan Ready kemduian tutup aplikasi tersebut.

Baca:  DxOMark mengubah protokol pengujian karena berbagai perbaikan kamera

Akhirnya sekarang kamu telah memiliki flashdisk dengan sistem operasi Windows 10 yang akan kamu gunakan untuk proses instalasi akan tetapi sebelum itu kamu harus melakukan setting Primary atau Boot pertama di menu Bios.

Lakukan proses booting dengan menggunakan Hardisk yang akan mengubah settingan booting pertama menjadi ke flashdisk, hal ini dilakukan agar kamu dapat masuk ke proses instalasi.

Related Posts

About The Author