5 Cara ternak jangkrik untuk pemula

Cara ternak jangkrik – Menurut Dosen Peternakan Jangkrik adalah serangga yang banyak manfaatnya karena sering dijadikan pakan untuk hewan peliharaan lainnya seperti burung, ikan, atau reptil. Semakin banyak orang yang memelihara hewan-hewan tersebut, maka permintaan akan jangkrik juga akan semakin tinggi.

Pasalnya, jangkrik memang mengandung banyak zat gizi yang dibutuhkan oleh hewan-hewan tersebut.

Beternak jangkrik juga bisa dibilang cukup mudah karena hewan ini bisa dengan mudah tumbuh dan berkembang di daerah tropis seperti di Indonesia. Berikut adalah penjelasan lengkapnya mengenai cara ternak jangkrik:

1. Menyiapkan kandang jangkrik

Langkah pertama yang dibutuhkan untuk ternak jangkrik yaitu kandang khusus untuk jangkrik. Biasanya, bahan yang digunakan untuk membuat kandang jangkrik yaitu kardus papan atau triplek. Anda bahkan bisa membuat sendiri kandang jangkrik ini dengan bahan-bahan yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar Anda.

Biasanya, kandang jangkrik dibuat bersusun. Setelah selesai dibuat, letakkan kandang jangkrik di tempat yang gelap atau tidak terkena sinar matahari langsung karena jangkrik membutuhkan tempat yang tenang dan jauh dari lalu lalang manusia.

2. Menyiapkan bibit jangkrik

Bibit jangkrik ini bisa Anda dapatkan langsung dengan menangkapnya dari alam atau bisa didapatkan dari toko pakan yang menyediakan pakan hidup. Pilihlah jangkrik yang masih gesit, bisa mengeluarkan bunyi derikan yang keras, serta tidak mengeluarkan cairan.

3. Mengawinkan jangkrik jantan dengan jangkrik betina

Tempat yang akan digunakan untuk mengawinkan jangkrik jantan dengan jangkrik betina sebaiknya dipisah dengan tempat yang digunakan untuk membesarkan anak jangkrik. Buatlah tempat yang semirip mungkin dengan habitat asli jangkrik di alam liar. 

4. Menetaskan telur jangkrik

Telur jangkrik biasanya akan menetas setelah 7 hingga 10 hari sejak perkawinan jangkrik. Pisahkan telur-telur jangkrik ini dari induknya agar induk jangkrik tersebut tidak bisa memakan telur ini. Pada masa-masa penetasan telur, kelembapan kandang jangkrik harus dijaga dengan karung basah atau penyemprotan air.

5. Memberi pakan jangkrik

Pakan yang diberikan untuk jangkrik bisa berupa pakan yang dihaluskan dari bahan kacang kedelai, beras merah, atau jagung kering, bisa juga sayur-sayuran atau singkong dan ubi.

About The Author